Susahnya berurusan dengan Mimosa

Sejak 2 Maret 2015 kemarin, kami memutuskan untuk memasang MIMOSA di kantor Surabaya. Sayangnya perangkat seharga 15 jt per unit ini tidak semudah yang kami bayangkan sewaktu pemasangan. Ada saja masalah yang muncul. Bahkan sampai hari ini, berjalan 2 minggu sejak pertama kali kami mulai memasang, masih saja ada hal yang sampai saat ini kami belum merasa yakin bahwa masalah itu sudah solved atau belum.

Masalah pertama kali waktu kami memasang adalah begitu kami tempel MIMOSA ke tiang antena, langsung ping nya putus nyambung. Kalau dilepas dari tiang, dia langsung normal. Setelah itu, kami mencoba memberikan isolator berupa karet ban agar Mimosa tidak menempel tiang. Masalah selesai sampai hujan tiba. Begitu hujan tiba, karet basah, maka masalah putus-putus itu terjadi lagi.Akhirnya kami memutuskan untuk memberi box tupperware untuk Mimosa sehingga dia tidak menempel pipa dan tidak ‘kehujanan’. Terjadilah model seperti yang tampak pada gambar diatas. Hasilnya, keadaan cukup terkendali.

Namun masalah belum selesai, setelah masalah ping putus-putus selesai, sekarang masalah koneksi ke ethernet. Secara tiba-tiba radio Mimosa bisa menjadi unpluged tanpa alasan. Dan tiba-tiba bisa saja dia normal lagi juga tanpa alasan. Akhirnya kami memutuskan memberikan switch, dari Mimosa masuk ke switch, dari switch masuk ke Router. Hasilnya, ok!

Tetapi masalah bukan berakhir disitu, satu dari dua Mimosa masih melanjutkan masalah. Secara tiba-tiba dia masih suka flapping, ping dari router ke radio bisa tiba-tiba putus nyambung sementara radio ke radio baik-baik saja. Atas saran vendor kami sudah mencoba mengganti kabel ke Cat6, dan hasilnya tetap sama. Kasus putus nyambung ini memang tidak selalu, kadang seharian dia baik-baik, tapi tau-tau malamnya dia putus nyambung jam 11 malam.

Bahkan kami sempat mengganti Mimosa dengan unit baru untuk memastikan problem datang bukan dari device karena dari 2 device yang satu fine-fine saja, yang satunya kenapa masih rewel. Kami sudah juga melakukan upgrade firmware namun tetap saja masalah tidak selesai. Kami sempat stress berat akibat kasus ini. Radio seharga 30 jt rupiah tidak menyelesaikan masalah malah menimbulkan masalah baru yang membuat tidur kami tidak nyenyak.

Hasil kami berkoordinasi dan bertanya jawab dengan p Robby Tarudji selaku distributor, disarankan untuk memasang Ground pada jalur listrik. Akhirnya kami mencoba untuk memenuhi dengan memasang ground listrik. Dan hasilnya so far baik. Sudah berjalan 2 hari tanpa gangguan yang berarti. Saat ini link ini berjalan dengan kondisi yang cukup ok di 100 Mbps wireless. Bisa jadi karena switch kami masih 10/100 sehingga dia belum bisa menembus angka lebih dari 100 mbps. Namun untuk saat ini, kami sudah cukup lega karena link ini sudah beroperasi normal dan komplain yang terjadi sudah menurun.

Semoga dengan solusi grounding ini memang menyelesaikan kerewelan Mimosa, unit seharga 30 jt yang sensi banget dengan masalah listrik dan ground. (Maret 2015)

Leave a Reply